The Bijaksana

Tulisan pertama di blog ini dalam kategori Wise Stuff akan Saya isi dengan sedikit membicarakan kata “BIJAKSANA”, kata yang mungkin sekarang-sekarang ini jarang kita dengar (mungkin lho… v^.^). Tapi pada kenyataannya Saya sendiri jarang mendengar kata “BIJAKSANA” itu sendiri (kecuali kalo ada yang manggil nama lengkap Saya ^^).  Well, untuk bisa belajar menjadi bijaksana, kita perlu belajar apa arti kata “BIJAKSANA” itu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “BIJAKSANA” itu adalah sebagai berikut:


Bijaksana menurut http://www.kamusbesar.com

Yap, seperti terlihat di dalam pengertian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia orang yang “BIJAKSANA” cenderung bisa dibilang orang yang pandai dan terpelajar. Mungkin dulu bisa bilang begitu, namun pada kenyataannya sekarang banyak orang yang pandai dan terpelajar itu tidak bijaksana (mungkin karena termakan jaman). Sebenernya semua orang itu bisa menjadi orang yang bijaksana, bisa kalau orang itu mau. Setelah kita mempunyai kemauan untuk menjadi bijaksana, langkah berikutnya adalah mengasah kemampuan untuk menjadi bijaksana.

“BIJAKSANA” terdengar seperti kata yang sangat tinggi dan sulit dipahami, namun tidak demikian karena “BIJAKSANA” itu sangat sederhana. Dari hal yang paling kecil dan sederhana saja, kita bisa belajar untuk bijaksana. Contohnya adalah membuang sampah, saat kita ingin membuang sampah mungkin hal yang paling males kita lakukan adalah mencari tempat sampah terdekat. Dan lalu pemikiran-pemikiran itu mulai muncul, seperti “kenapa harus mencari tempat sampah? Buang aja langsung, toh cuma bungkus plastik” atau mungkin tanpa berpikir panjang secara otomatis kita membuang sampah itu di sembarang tempat. Mungkin memang benar kita hanya membuang sampah yang kecil, namun jika itu setiap hari dan bukan hanya satu orang yang melakukannya, hhmm… bisa dibayangin apa jadinya.

Pemandangan ’indah’ akibat sampah

Orang yang bijaksana akan ‘menggunakan akal budinya’ sehingga dia juga akan memikirkan kepentingan yang lain dan bukan hanya untuk kepentingannya pribadi.  Orang bijaksana juga akan berpikir ‘pandai dan hati-hati’ sehingga dia dapat membuang sampah tanpa mengganggu kepentingan orang lain. Yang dilakukan orang yang bijaksana saat ingin membuang sampah adalah mencari tempat sampah pastinya, dan akan membuang sampahnya di tempat sampah, atau jika dia tidak menemukan tempat sampah yang dia cari, dia akan menyimpan sampah itu sampai menemukan tempat sampah. Yap, hal kecil bukan? Tapi bisa mengajarkan kita bagaimana untuk bersikap bijaksana. Bertindak secara bijaksana itu tidak akan merugikan, malah akan menguntungkan bagi semua termasuk kita yang melakukannya.

Tampak manis sekali saat bijaksana ^^

Saya belum termasuk orang yang bijaksana (masih belajar ^^) dan ini adalah salah satu langkah saya untuk belajar. Maka, buat kamu-kamu yang udah baca artikel ini, tolong tinggalkan komentar kamu di bawah artikel ini, supaya kita bisa sama-sama belajar. Mungkin kita akan belajar lebih banyak lagi tentang bijaksana di dalam artikel lain yang akan Saya tulis berikutnya di Wise Stuff, ditunggu saja. Terimakasih.